LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan merupakan laporan tertulis yang
memberikan informasi tentang posisi keuangan dan perubahan, serta hasil yang
dicapai selama periode tertentu.
1. Munawir (1990)
Mengemukakan laporan keuangan sebagi berikut : “Laporan keuangan pada dasarnya
adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat komunikasi
antara data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan dengan pihak yang
berkepentingan dengan data atau aktivitas dari perusahaan tersebut.”
2. Harahap (2001) “Laporan
keuangan adalah laporan yang mencerminkan kondisi keuangan dan hasil usaha
suatu perusahaan pada saat tertu atau jangka waktu tertentu.”
Berdasarkan
pengertian di atas, laporan keuangan mencerminkan semua transaksi usaha
sepanjang waktu yang menghasilkan peningkatan maupun penurunan bersih ekonomi
pemilik modal. Oleh karna itu laporan keuangan merupakan media paling penting
dalam menilai persentasi dan kondisi ekonomis sebuah perusahaan.
Hasil keuangan suatu perusahaan dapat dikondisikan
karna terdapat jenis – jenis laporan
keuangan sebagai berikut : neraca, laporan laba rugi komprehensif, laporan
perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan berupa laporan arus kas atau
laporan arus dana, dan catatan dan laporan lain sertaa materi penjelasan yang
merupakan bagian integral dari laporan integral.
Menurut
Harahap (2004) “Jenis laporan keuangan terdiri dari jenis laporan keuangan
utama dan pendukung, seperti : daftar neraca, perhitungan laba rugi, laporan
sumber dan penggunaan dana, laporan arus kas, laporan harga pokok produksi,
laporan laba ditahan, laporan perubahan modal, dan laporan kegiatan keuangan.”
Berdasarkan
penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa jenis-jenis laporan keuangan
terdiri dari :
1.Neraca
Laporan
keuangan yang menunjukkan kondisi keuangan perusahaan pada waktu tertentu.
Neraca menyajikan dalam data historikal aktiva yang merupakan sumber operasi
perusahaan yang dijalankan, utang yaitu kewajiban perusahaan, dan modal dari
pemegang saham perusahaan.
2.
Laporan Laba
Rugi
Laporan
keuangan yang berisikan informasi tentang keuntungan atau kerugian yang
diderita oleh perusahaan dalam satu periode tertentu. Pada laporan ini
menyajikan data pendapatan sebagai hasil usaha perusahaan dan beban sebagai
pengeluaran operasional perusahaan.
3.
Laporan
Perubahan Posisi Keuangan
Biasanya
disebut daftar sumber dan penggunaan dana, menunjukkan asal kas diperoleh dan
bagaimana digunakannya. Laporan perubahan posisi keuangan menyediakan latar
belakang historis dari pola aliran dana. Laporan ini terbagi menjadi dua yaitu;
laporan perubahan modal kerja dan laporan arus kas. Laporan perubahan modal
kerja menyajikan data-data aktiva lancar dan utang lancar, sedangkan laporan
arus kas menyajikan data-data mengenai arus kas.
4.
Catatan dan
laporan lain sebagai penjelasan bagi laporan keuangan
Catatan dan
laporan lain merupakan bagian integral yang tak terpisahkan dari laporan
keuangan. Catatan-catatan ini tergantung pada kebijakan akuntansi yang
digunakan pada waktu mempersiapkan laporan keuangan dan memberi tambahan detail
mengenai beberapa bagian di laporan keuangan. Seperti, laporan harga pokok
produksi, laporan perubahan modal atau laba ditahan, laporan kegiatan keuangan.
Laporan keuangan disusun memiliki tujuan untuk
menyediakan informasi keuangan suatu perushaan kepada pihak - pihak yang
berkepentingan sebagi pertimbangan dalam pembuatan keputusan ekonomi, dan pihak
terkait dapat menentukan langkah – langkah yang akan dilakukan demi
perkembangan perusahaan
Menurut
Harahap (2004) menyatakan bahwa : “Laporan keuangan bertujuan untuk memberikan
informasi keuangan kepada para pemakainya untuk dipakai dalam proses
pengambilan keputusan.”
Dari kutipan
di atas disebutkan tujuan dari laporan keuangan yaitu untuk memberikan
informasi keuangan kepada pemakai yang digunakan untuk proses pengambilan suatu
keputusan.
Menurut
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) “Tujuan Laporan Keuangan adalah menyediakan
informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi
keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam
pengambilan keputusan ekonomi.” (2004:4)
Berdasarkan penjelasan-penjelasan di atas, dapat
disimpulkan bahwa laporan keuangan disusun dengan maksud untuk menyediakan
informasi keuangan suatu perusahaan kepada Pihak-pihak yang berkepentingan
sebagai bahan pertimbangan di dalam mengambil keputusan. Pihak-pihak yang
berkepentingan tersebut antara lain, pemilik, manajemen, investor, kreditor,
dan pemerintah.
Daftar
pustaka
Harahap. S.
S. 2001. Laporan keuangan. Raja Grafindo Persada
Munawir. S.
1990. Laporan keuangan. Raja Grafindo Persada