Senin, 19 Desember 2016

TUGAS KE 6 LAPORAN KEUANGAN



LAPORAN KEUANGAN

Laporan keuangan merupakan laporan tertulis yang memberikan informasi tentang posisi keuangan dan perubahan, serta hasil yang dicapai selama periode tertentu.
1.   Munawir (1990) Mengemukakan laporan keuangan sebagi berikut : “Laporan keuangan pada dasarnya adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat komunikasi antara data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan dengan pihak yang berkepentingan dengan data atau aktivitas dari perusahaan tersebut.”
2.  Harahap (2001) “Laporan keuangan adalah laporan yang mencerminkan kondisi keuangan dan hasil usaha suatu perusahaan pada saat tertu atau jangka waktu tertentu.”
Berdasarkan pengertian di atas, laporan keuangan mencerminkan semua transaksi usaha sepanjang waktu yang menghasilkan peningkatan maupun penurunan bersih ekonomi pemilik modal. Oleh karna itu laporan keuangan merupakan media paling penting dalam menilai persentasi dan kondisi ekonomis sebuah perusahaan.
Hasil keuangan suatu perusahaan dapat dikondisikan karna terdapat  jenis – jenis laporan keuangan sebagai berikut : neraca, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan berupa laporan arus kas atau laporan arus dana, dan catatan dan laporan lain sertaa materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan integral.

Menurut Harahap (2004) “Jenis laporan keuangan terdiri dari jenis laporan keuangan utama dan pendukung, seperti : daftar neraca, perhitungan laba rugi, laporan sumber dan penggunaan dana, laporan arus kas, laporan harga pokok produksi, laporan laba ditahan, laporan perubahan modal, dan laporan kegiatan keuangan.”

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa jenis-jenis laporan keuangan terdiri dari :
1.Neraca
Laporan keuangan yang menunjukkan kondisi keuangan perusahaan pada waktu tertentu. Neraca menyajikan dalam data historikal aktiva yang merupakan sumber operasi perusahaan yang dijalankan, utang yaitu kewajiban perusahaan, dan modal dari pemegang saham perusahaan.
2.
Laporan Laba Rugi
Laporan keuangan yang berisikan informasi tentang keuntungan atau kerugian yang diderita oleh perusahaan dalam satu periode tertentu. Pada laporan ini menyajikan data pendapatan sebagai hasil usaha perusahaan dan beban sebagai pengeluaran operasional perusahaan.
3.
Laporan Perubahan Posisi Keuangan
Biasanya disebut daftar sumber dan penggunaan dana, menunjukkan asal kas diperoleh dan bagaimana digunakannya. Laporan perubahan posisi keuangan menyediakan latar belakang historis dari pola aliran dana. Laporan ini terbagi menjadi dua yaitu; laporan perubahan modal kerja dan laporan arus kas. Laporan perubahan modal kerja menyajikan data-data aktiva lancar dan utang lancar, sedangkan laporan arus kas menyajikan data-data mengenai arus kas.
4.
Catatan dan laporan lain sebagai penjelasan bagi laporan keuangan
Catatan dan laporan lain merupakan bagian integral yang tak terpisahkan dari laporan keuangan. Catatan-catatan ini tergantung pada kebijakan akuntansi yang digunakan pada waktu mempersiapkan laporan keuangan dan memberi tambahan detail mengenai beberapa bagian di laporan keuangan. Seperti, laporan harga pokok produksi, laporan perubahan modal atau laba ditahan, laporan kegiatan keuangan.

Laporan keuangan disusun memiliki tujuan untuk menyediakan informasi keuangan suatu perushaan kepada pihak - pihak yang berkepentingan sebagi pertimbangan dalam pembuatan keputusan ekonomi, dan pihak terkait dapat menentukan langkah – langkah yang akan dilakukan demi perkembangan perusahaan
Menurut Harahap (2004) menyatakan bahwa : “Laporan keuangan bertujuan untuk memberikan informasi keuangan kepada para pemakainya untuk dipakai dalam proses pengambilan keputusan.”
Dari kutipan di atas disebutkan tujuan dari laporan keuangan yaitu untuk memberikan informasi keuangan kepada pemakai yang digunakan untuk proses pengambilan suatu keputusan.

Menurut Standar Akuntansi Keuangan (SAK) “Tujuan Laporan Keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi.” (2004:4)
Berdasarkan penjelasan-penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa laporan keuangan disusun dengan maksud untuk menyediakan informasi keuangan suatu perusahaan kepada Pihak-pihak yang berkepentingan sebagai bahan pertimbangan di dalam mengambil keputusan. Pihak-pihak yang berkepentingan tersebut antara lain, pemilik, manajemen, investor, kreditor, dan pemerintah.

Daftar pustaka
Harahap. S. S. 2001. Laporan keuangan. Raja Grafindo Persada
Munawir. S. 1990. Laporan keuangan. Raja Grafindo Persada

Tidak ada komentar:

Posting Komentar